Sabtu, 25 April 2009

Si Penabur Benih dan Benihnya

Sora, dengarkan pengakuanku ini padamu.
Di sudut langit, aku terhenyak di antara padang rumput-rumput setinggi lutut. Aku tak sengaja menemukan sebuah bibit yang tlah berkecambah. Berkecambah di hati yang tlah lama menggersang. Bagaimana bisa bibit itu bisa tumbuh tanpa dirimu? Aku tak tahu.
Di sudut malam, aku nyenyak di antara cahaya matahari-matahari kecil yang berkembara di antara semesta. aku tak sengaja telah menemukan si penabur benih yang telah berkecambah di hati itu. Bagaimana bisa si penabur benih itu masuk tanpa ijinku? Aku tak tahu.

Biar ku ingat kembali, Sora. Saat tengah hari, awan membasuh tanah setelah terik tak terperi menghantarkan air pada awan. Seakan awan ingin mengembalikan air pada bumi. Di antara tetes-tetes air yang dikirimkan peri hujan, matahari tertidur di antara ilalang setinggi mata kaki. Dan keindahan senyumnya tak mungkin tak ku abadikan diantara gulungan perkamen tua, bukan?

Saat jarum jam tak lagi bergerak dan dunia seakan mati, tunduk pada gelap purnama yang mati, aku sadar bahwa kecambah itu akan terus tumbuh. Baik kau ada atau tanpamu. Terus akan tumbuh dan jadi perintis di permukaan hati yang seperti rupa bulan. Ku temukan pula mengapa benih itu bisa ada di hati. Karena ada celah yang telah lama kau buat. Seperti air yang mengikis batu. Ku temukan pula mengapa benih itu bisa tumbuh tanpamu. Karena ada senyum matahari yang tak pernah berhenti. Tapi, kini percuma saja Sora. Benih itu akan tumbuh, tapi saat itu pula, ia akan mati. Karena semuanya telah terlambat.

Maka, biarlah cinta ini berjalan dengan semestinya.

3 komentar:

  1. yaah...
    emang..
    pada satu saat, kita berada pada tempat tertinggi yang membuat kita bahgia, dengan apapun dari dirinya.
    namun, pada satu saat yang lain, kita akan terjatuh dari tempat itu, yang membuat kebahagiaan itu memudar.
    kita tak mati akan itu, namun..
    kita tak akan dapat lagi berjalan seperti sedia kala..
    hewhehehe...

    iya kan??

    BalasHapus
  2. huffz,,,

    kau akan menemukan soRA yang Lain kawan...
    yang akan beRbeda dengan segaLa keunikannya,..

    atau saja,,
    Soramu akan kembali dan hadiR sebagai SoRa yg baRu??

    BalasHapus
  3. wahhaha...
    ia dew!

    d onLy one SORA!!!

    hho..

    BalasHapus