Kamis, 14 Mei 2009

Sepertinya Peterpan Benar

Tak ada yang abadi
Tak ada yang abadi
Tak ada yang abadi
Tak ada yang abadi
(ref lagu Peterpan)


Ternyata Peterpan benar. Tak ada yang abadi di dunia ini. Tak selamanya langit tetap membiru. Tak selamanya matahari mampu menyinari. Tak selamanya bulan mampu berpendar. Tak selamanya bintang gemilang. Tak selamanya ombak tercampak di muka pantai. Tak selamanya angin semilir. Tak selamanya hujan berderai. Tak selamanya awan berarakan. Tak selamanya sinar menerangi. Juga tak selamanya gelap membayang.

Aku baru tahu bahwa senyummu itu palsu. Seperti halnya venus saat fajar, atau sungai saat mencapai muara, atau juga seresah diantara sampah. Walaupun kau adalah cowok berwajah latin yag tersenyum padaku tempo haripun, aku tetap tak ingin memiliki senyummu itu. Karena aku baru tahu, bahwa kau telah bersama dengan seorang gadis berkuda merah jambu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar