Senin, 28 September 2009

Jamuan

Sepertihalnya matahari dan awan, kita telah lama bertukar hari. mengisi cangkir dengan kopi kata dan ampas rindu. Lalu sama-sama meneguk hingga tandas tanpa ada sisa. Bersulang demi hari dimana kau menjadi matahari dan aku yangtetap berpijak bumi. Tapi tenang saja kawan, aku tetap akan bersedang hati bila kau mau ku jamu minum kopi lagi, asal kau masih ingat bagaimana rasa kata dan rindu itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar