Sabtu, 12 September 2009

Saat Kita

Kawan, aku ingin kau tahu bahwa sekarang kita telah berbeda jalan, walau sama-sama beriringan berjalan ke depan.
Kapan ya, kita terakhir kali bersama menyusuri sungai yang menbentang pada rentang waktu yang telah berlalu bersama kira?
Kapan ya, kita terakhir kali menggelar tikar di bawah terik dan saling bertukar kata bersama?
Kapan ya, kita terakhir kali mengejar layang-layang lalu menjadikannya layar agar kita dapat mengarungi biru laut bersama?

Ah, kawan, ternyata aku mungkin telah lupa. Tapi yang kuingat hanya, saat kita sama-sama saling mengusap peluh ketika kita selesai mengecat dinding hati masing-masing.

Maka, maukah kau ingatkan aku tentang kisah yang kita gores pada dinding dan jendela tempat kita pertama bertemu hinggat saat dimana kita menghabiskan keremajaan kita? Atau, kau telah lupa cerita yang telah kita tulis, kawan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar