Senin, 28 September 2009

Sudah Tidak

Kawan, masih kah kau inagt pernyataanku tentang cahaya dan aku?
Jikalau kau masih mengingatnya, sebaiknya lupakan saja. Karena aku menyesal telah mengatakannya padamu.

Aku tahu kalau cahaya itu sangat cepat kawan, bahkan angin pun kalah. Ini bukan salahku, ini salahnya. Bukan aku yang memaksa diriku untuk mengucapkannya. Bukan aku yang memaksa diriku untuk mengingkarinya. Ini salahnya. Dia sendiri yang memulainya. Dia yang memaksaku untuk bersumpah atas langit dan bumi. Ini bukan salahku, jadi jangan salah kan aku.

Sudahlah, aku sedang tak ingin membicarakannya. Jika kita membicarakannya, sama saja aku telah melanggar sumpahku sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar