Jumat, 06 November 2009

Melangit

Kali ini mungkin aku sedang bermimpi. Terlalu lama berada di padang ruput setinggi mata kaki ini sepertinya telah membuatku berkhayal.

Tiba-tiba aku bertemu denganmu di tempat itu, padang rumput setinggi mata kaki. Aku tak yakin, pasti aku bermimpi. Tapi kau tetap di tempat itu dan tersenyum padaku. Aku jadi teringat pada aroma tubuhmu yang seperti bau bunga mahoni yang baru saja terkena hujan pembukaan. Aku rindu pada aromamu itu, juga pada rambut sewarna sindrakala. Lalu kau menunjukkan langit padaku, seakan mengundangku ke sana.

Saat tersadar, aku baru saja tertidur di tempat itu, padang rumput setinggi mata kaki. Dan aku masih di sini, menantimu kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar