Minggu, 01 November 2009

Prolog

Musim telah kelewat penghujan. Aku kembali teringan hari itu, hari dimana aku untuk pertama kali salah mengucapkan namamu dan kau hanya tersenyum pada bahasa yang tak kau mengerti itu. Aku rindu pada temapt itu, pada batang-batang mahoni, pada akar-akar yang bangkit dari istirahnya, juga pada aroma bunga mahoni yang mengingatkanku padamu. Aku rindu pada waktu yang ku habiskan untuk menunggu sindrakala dan rasi bintang salib selatan di sampingmu yang berdiri bersandar pada batang mahoni.

Aku selalu ingin pergi ke tempat itu, barang untuk mengingat atau menghitung seberapa banyak waktu yang telah berlalu di tempat ini, walau aku yakin aku pasti tak akan mampu. Karena aku yakin aku tak akan pernah menemukanmu di sana, di tempat itu. Akan ku pastikan padamu, aku akan pergi ke tempat itu, bersamamu atau tanpamu sekalipun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar