Sabtu, 06 Maret 2010

Rendezvous

Sudah lebih dari 6 bulan aku tak pernah bertemu dengannya. Dan kemarinpun ia telah menggenapi angka-angka itu dengan perjumpaan yang mengingakanku kepadamu, Sora.

Aku tak mengerti, tapi aku terpesona ketika untuk pertama kalinya dalam 6 bulan ini aku tak melihatnya. Aku tak tahu, bahwa dalam waktu 6 bulan saja bisa membuatnya terlihat berbeda, tumbuh menjadi laki-laki.
Kau tahu Sora, aroma tubuhnya menyebar di udara, membuat leherku meremang, membawa udara yang menusuk dan mengendap di dalam paru-paruku. Membuatku ingin berhnti bernapas agar aku tak dapat menghirup aroma tubuhnya itu.

Tiba-tiba semua jadi hening, aku tak bisa mendengar apapun, kecuali hembusan nafasnya yang teratur, seperti ritme udara yang menyejukkan. Membuatku berjengit.
Lalu tiba-tiba saja jantungku telah berpindah dari tempatnya, berpindah ke perut, membuat seisi perutku bergejolak, membuatku tak dapat membedakan mana perut dan jantungku.
Otot tanganku menegang, lalu pelan-pela menjadi tergetar entah karena apa. Aku ingin jantungku berhenti sesaat agar dadaku tak sakit menahan detak jantungku yang berdetak seperti irama samba.

Hei, Sora, kali ini aku pun ingin meminta maaf kepadamu. Tpi biarkan hal ini berjalan sebagaimana seharusnya, tanpa aku harus terbebani untuk terus memikirkanya atau mewujudkannya. Ya, biarkan.

2 komentar:

  1. hmm... seseorang yang tumbuh dewasa cepat? :)

    BalasHapus
  2. entah,
    anak perempuan tumbuh lebih dulu.
    tapi anak laki-laki tumbuh menjadi laki-laki dengan cepat, membuatnya tampak lebih menawan dari pada sebelumnya

    BalasHapus