Sabtu, 13 Maret 2010

Tentang Apa yang Ku Lihat (II)

Tidakkah kau menyadarinya, bahwa kau datang dan membuat duniaku benar-benar terasa begitu dingin, membekukan udara, mengubah dunia menjadi bergerak sangat lambat, seolah hanya aku dan kau yang bergerak terlalu cepat.

Kau membuatku gemetar di dalam sendi-sendi yang tak kuat menopangku berdiri, membuat tengkukku meremang dan tulang-tulangku kesakitan karena dingin yang meresap ke bawah kulit. Aku hanya tak mengerti, mengapa dirimu terlihat hangat, seperti gejolak api di perapian yang menghangatkan kabin, seperti sinar matahari di waktu musim panas. Tidakkah kau tahu?

Aku ingin berlari padamu, mendekat padamu, agar aku bisa terbebas dari kebekuan ini. Tidakkah kau tahu?

Aku jadi ingin tahu, apakah kau salah satu diantara faery-faery itu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar