Rabu, 02 Juni 2010

Meminta Welas Asih

Berhentilah memohon padaku agar aku mau membantumu, kawan. Kau tak pernah mengerti. Aku tak akan pernah bisa membantumu dengan permohonanmu itu. Kau bilang, beri dia welas asih, agar ia bisa bahagia kali ini. Tapi aku bukan BUdha atau Dewi Kwan Im yang akan memberimu welas asih. Aku ingin melihatnya bahagia. Tapi aku tak mungkin memberinya welas asih karena pada akhirnya ia akan berhutang padaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar