Senin, 09 Agustus 2010

Saat Membereskan Semuanya

Suatu pagi yang aneh.
Kuputuskan untuk membereskan hatiku. Kukumpulkan surat-surat tentangmu, juga gambarmu yg berserakan di lantai hatiku. Ku bungkus kertas-kertas bertuliskan tentangmu di dalam plastik duka. Aku mungkin sedang terhipnotis atau apa, tapi aku benar- benar melakukannya.

Ku bawa semua hal tentangmu juga masa lalu milik aku dan kau keluar, keluar jauh-jauh dari hatiku. Demi awan dan pepohonan yang menjadi saksiku, kubakar habis semua tentangmu, sora. Biarlah semuanya mendebu. Maaf, maaf, tapi aku telah bertekad untuk segera membereskan hatiku, sebelum semua hal tentangmu membusuk dan meninggalkan baumu. Aku mungkin mati rasa atau apa, tapi sungguh, aku tak lagi merasakan perasaan yg menyesakkan.

Kau mungkin tak peduli dan tak mau peduli, jika aku benar-benar telah membereskan hatiku.

3 komentar: