Rabu, 04 Agustus 2010

Terbawa Mimpi

Sora, lagi-lagi kau membuatku kembali merindukanmu, padahal aku tlah bertekad untuk berhenti mengharapkanmu.

Lagi-lagi kau menemuiku dalam mimpi yg aneh. Kau mempermainkanku seperti biasanya, membuatku tertawa hingga menangis. Kau hanya tak mengerti, sudah lama aku tak memimpikanmu. Aku heran, mengapa aku memimpikanmu? Adakah rinduku padamu tlah meluap hingga membanjiri mimpiku? Atau adakah kau sedikit ingat padaku di malam yang aneh? Aku tak yakin yang mana alasannya. Hanya saja, aku senang bisa memimpikanmu padahal aku bukan pengatur mimpi

3 komentar: