Rabu, 22 Desember 2010

Malam Tadi

Tadi malam, aku memimpikanmu, hei bayangan yang tak dapat terjangkau olehku. aku tak mengerti mengapa aku bisa memimpikanmu. sudah beberapa kali kau mampir dalam mimpiku. Ceritanya sungguh runtut sehingga aku heran mengapa bisa demikian. Ah, sebaiknya aku jangan sering-sering memimpikanmu.

2 komentar: