Kamis, 24 Februari 2011

Bertanya tentang Arti (kepadaku)

Aku tak paham, dari mana kau mendapatkan gagasan seperti yang kau tanyakan kepadaku waktu itu? Padahal jelas-jelas saja aku telah mengatakan kepadamu bahwa aku tidak seperti itu, meski waktu itu aku memang membohongimu. Kawan, karena pertanyaanmu pada malam itu, kau membuatku jadi kembali berpikir tentang pertanyaanku dulu.

apakah arti kehadiranku untukmu?

Hei, masihkah kau seperti yang selama ini aku pikirkan? Bukankah kau telah menarik diri dariku? Kawan, kita selamanya akan tetap jadi kawan. Aku terlalu sungkan pada diriku sendiri untuk mengakui gara-gara kata-kata yang telah aku pegang sejak lama. Dan tentang siapa orang yang kau tanyakan itu, aku yakin kau mengenalnya. Hanya saja aku tak mau memberitahukannya kepadamu.

Hei, kawan, hidup ini terus berputar untukmu, sedang untukku, mungkin waktu sudah lama mati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar