Rabu, 09 Februari 2011

Malam yang Kalian Penuhi dengan Pertanyaan-Pertanyaan

Suatu ketika, aku dan teman-temanku mengadakan sebuah pesta untuk para wanita di keluarga kami. Yang datang lumayan lah, untuk sekedar ngopi dan menikmati malam. Malam itu malam yang sangat panas, karena permainan botol yang menggila. Pertanyaan-pertanyan mengalir lancar, jawabannya tersendat-sendat. Setiap orang tergagu menjawab pertanyaan. Termasuk aku, yang setiap giliranku diberikan pertanyaan-pertanyaan yang begitu sulit. Hingga aku ragu-ragu untuk menjawabnya, tapi semuanya tertuturkan, meski harus menutupi perasaan kuat-kuat, agar tak ada airmata yang terburai. Agar cukup tawa saja yang akan menyaingi suara hujan malam itu.


Tapi, saat setiap pertanyaan bergulir dari mulit ke mulut, ada pertanyaan-pertanyaan yang kembali termunculkan di kepalaku. Pertanyaan-pertanyaan lama, yang tak berani kupertanyakan lebih jauh lagi. Hanya saja, jikalau aku bertanya sekarang pun juga tak masalah kan? Toh sesungguhnya pertanyaan-pertanyaan itu hadir bertahun-tahun lalu.

2 komentar:

  1. hihihi,,
    asyiik!!
    truth or dare?!!
    lagi yuuk, dg orang2 yang berbeda..

    BalasHapus