Rabu, 09 Februari 2011

Rival dan Kawan

Suatu hari aku ingin bertanya kepadamu. Bertanya tentang kita, tentang kau, tentang aku, tentang apa yang ada diantara kita. Sudah lama pertanyaan itu mengendap dipikiranku. Tapi tak bisa terucapkan. Tak ada waktu yang pas, tak ada waktu yang cocok. Hingga beberapa saat lalu aku kembali teringat kepada pertanyaan itu.

Hari ini, kupertaruhkan kita yang sekarang, memberanikan diri untuk bertanya kepadamu,kawan. Yah, walau pada awalnya banyak yang kita bicarakan, bukan tetang kita, tapi tentang banyak orang. Hingga detik-detik terakhir aku bertanya kepadamu.

Apakah arti kehadiranku untukmu?

Lalu kau lama terdiam. Lama, hingga aku berpikir aku telah salah ucap. Dan kau menjawab dengan cara yang tak meyakinkanku. Ku bilang bahwa apa yang ada di antara kita terlalu rumit untuk diuraikan saat itu juga. Aku pun mulai bertanya-tanya, mengapa begitu rumit? Lalu kau mulai menjawabnya lagi. Apa yang ada diantara kita adalah sesuatu hal yang tak biasa ada. Hanya sesuatu yang sering dijumpai di komik-komik cowok, jenis persahabatanan yang aneh, begitu dekat, tapi kadang ingin menjauh, saling membagi cerita, tapi kadang membohongi. Jenis pertemanan yang tak mungkin kujumpai pula terhadap orang lain. Aku senang mendengarmu menjawab demikian.

Yah, mungkin hubungan diantara kita begitu rumit untuk diuraikan. Tapi begitu spesial untuk terceritakan.

3 komentar: