Jumat, 25 Februari 2011

Tiga Kata yang Kau Ucapkan

Malam itu tiba-tiba saja penyakit jantungku kambuh. Detaknya tak beraturan, kadang semakin cepat, kadang melambat, hingga aku sesak napas dibuatnya. Dadaku sakit, perutku bergejolak oleh perasaan yang sudah lama tak kurasakan. Malam semakin larut dan jangkrik terdiam oleh suaramu. Suara yang memenuhi kepalaku setiap waktu. Entah mengapa aku jadi semakin gila karenamu, atau karena suaramu? Aku tak tahu.

Lebih-lebih ketika kau berbicara kepadaku, rasa-rasanya aku akan mati, meski hanya tiga patah kata yang tak lengkap.

1 komentar: