Rabu, 29 Juni 2011

Semakin dewasa

Semakin dewasa, semakin bisa menahan perasaan.

Perasaan ini begitu ringan, tak seperti perasaan yang aku rasakan terhadapmu, Sora. Atau karena aku semakin dewasa dari aku ketika bertemu denganmu dulu?

Perasaan ini begitu ringan, seperti udara, lama-lama mengisi rongga dada ini dengan perasaan yang membuncah ketika bertemu dengannya. Perasaan ini begitu tenang, seperti aliran air sungai yang mengalir di antara celah-celah bebatuan, lama-lama menenggelamkanku di dalam perasaan sejuk ketika melihatnya. Perasaan ini begitu hangat, seperti sinar matahari di pagi hari yang menerobos dedaunan, lama-lama menghangatkan perasaanku ketika bercakap dengannya.
Mungkin karena terlalu ringan, terlalu tenang, terlalu hangat, sampai-sampai aku tak menyadarinya. Atau aku memang pura-pura tak menyadarinya? Atau menahan diri agar tak menyadarinya?


Yah, mungkin aku bisa dengan terus terang mengatakannya kepadamu, sungguh aku tidak memiliki perasaan itu kepadanya.