Kamis, 16 Mei 2013

Hallo, Apa Kabar?



Berjalan sudah sejauh apa? Semakin meninggalkan masa muda, tapi raut keremajaanmu masih sedikit tersisa pada canda dan tawamu. Bercerita tentangmu pada orang lalu lalang di pasar. Aku jadi ingin bertemu, kau.

Entah aku sudah tak tahu lagi, bagaimana aku bisa menjangkaumu. Kini jarak dan waktu seakan pasifik yang diterjang badai, berlayar aku tak berani. Menghubungimu lewat surat, pesan singkat, titip burung biru, dan jaring-jaring lain tapi kau tak menjawabnya. Tak sampai atau kau tak mau peduli lagi. Sebegitu hebatkah hidupmu kini membawamu jauh dari jangkauan kaki dan telingaku?

Mengobrak-abrik kenangan tentangmu suatu malam, aku sendiri. Meratapi foto-foto, video, dan lagu kenangan tentangmu. Lagi-lagi membuatku tak ingin beranjak menjadi tua dan menyebalkan, menginginkan kembali keharibaanmu dan semua celoteh keluguan kita di masa lalu. Aku ingin kau, tumbuh di sampingku, tak meninggalkanku semudah itu, canda tawa masa muda.

Hallo, konco lawas. Apa kabar? Lama kita tak saling menjamu. Kapan aku akan bertemu padamu dan mengatakan bahwa aku sungguh merindukan masa lalu? Saat kepolosan itu masih satu, saat masa depan masih panjang dan jauh, saat kau masih dirimu yang aku kenal 3 tahun lalu. Ah, mungkin aku terlalu penakut untuk bilang satu lawan satu.

Karena, aku ingin bertemu, kau. Ya, kau.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar